Saranghaeyo, Cousin (Chapter 3)



“Seoun~ah..kemarilah”Panggil Yuri. Jujur Aku masih malu dengan penampilanku ini. Apalagi di depan sana ada Hyuk. Otthokae?.
Aku tetap berjalan hingga akhirnya keluar dari balik pintu. Bukannya menyapa Hyuk,tapi Aku malah tertunduk malu dihadapannya. Tak ada respon kudengar sama sekali darinya. Aku bilang juga apa..dia pasti melihatku aneh berpenampilan seperti ini. Aku pun memberanikan diri mengangkat wajahku dan tersenyum simpul padanya. Dia masih memandangiku.
Aku kaget melihat penampilannya. Dia tampak keren sekali malam ini. Jantungku kembali berdetak saat melihatnya. Sama seperti biasanya.
“Neo…jeongmal yeppo~da!!”Ucapnya pelan.
Sekarang Aku benar-benar tidak bisa mengendalikan detakan jantungku. Cantik? Ini pertama kalinya Aku mendengarnya berkata seperti itu. Aku hanya tersenyum mendengarnya.
“Eheem..sekedar ngingetin aja ya, sekarang dah ampir jam 8..” Ucapan Yuri menyadarkan kami berdua.
“Oh ya Aku lupa...Kkaja, kita berangkat sekarang..”Ajak Hyuk.
“Babo~yaa? Kau kan naik motor..gimana caranya kita bisa pergi ber3..”Jawab Yuri membuatku dan Hyuk menyadarinya.
“Aiish Jinjja..Aku lupa!! Mianhae Yuri~ah, ottokhae?”
“Haha..gwencana. kalian pergilah duluan. Lagian Aku juga dah janji bakalan pergi kesana ma seseorang kok..”Ujar Yuri enteng.
“Mwo..?Kau tidak bilang padaku..”Aku berbalik melihatnya.
“Sudah..sudah..tenang aja. Aku bakal nyampe secepatnya kok.”Katanya tersenyum.
Akhirnya Aku dan Hyuk pergi berdua ke acara itu. Selama di jalan kami hanya diam. Belum pernah kami canggung seperti ini. Sesampainya disana kami pun masuk dan mulai menikmati pesta. Hanya saja Aku berjalan kearah teman2ku. Aku tidak mungkin terus bersama Hyuk dalam keadaan canggung sperti ini. Beberapa orang sempat memperhatikanku. Mungkin mereka sulit percaya dengan perubahan ku ini.
Tak lama kemudian mataku tiba-tiba tertuju kearah Pintu masuk. Kulihat Yuri datang..bersama seorang Namja. Jadi orang yg dimaksudnya adalah namja itu. Ia lalu berjalan menghampiriku dan Hyuk yg kini entah sejak kapan berada disampingku.
“Kenalkan Seoun~ah, dia ini Donghae..Namjachinguku”Aku tertegun mendengarkan kata-katanya. Namjachingu? Jadi Yuri sudah…?
“Annyeong! Donghae imnida..”Sapanya mengulurkan tangan dan Aku pun membalas ulurannya. Dia tersenyum padaku.
“Chamkan, neo…Lee Donghae??”Tanya Hyuk menunjuk kearah Donghae.
“Lama tidak bertemu…..Anchovy.”Jawabnya lalu tersenyum.
“Haaahaa...Fishy!!!”Seru Hyuk yang langsung memeluk Donghae. Aku kaget sekaligus bingung melihat semua ini.
“Ttarawa Seoun~ah..” Yuri menarikku ke pojok ruangan. Disitu dia menjelaskan semuanya. Kalau ternyata Donghae itu juga sahabat Hyuk saat di Mokpo. Dia juga namja yang jago dance. Hebat sekali. Mereka ber3 sahabat yang sama-sama jago dance. Keren.
Kulihat Hyuk yang masih serius berbicara dengan Donghae.
“Kau menyukainya kan..?”Ucap seseorang yg suaranya sangat kukenal. Yuri. Apa Aku tidak salah dengar tadi? 
“Eh mwo??!?!”Tanyaku memastikan.
“Arra..kau menyukai Eunhyuk kan? Sepupumu sendiri..”Ucapannya membuatku tertegun.
“Geurom aniiyo~mana mungkin Aku…..”
“Aku bisa melihatnya. Saat kakinya terkilir kau begitu panic. Saat Aku dekat dengannya ekspresi wajahmu berubah menjadi sedih. Bahkan Aku lihat saat Hyuk berbicara dihadapanmu kau selalu berusaha menghindari tatapannya dengan melihat kearah lain..”
Jadi…selama ini dia memperhatikan semuanya..?
“Aku tau Aku salah..Aku seharusnya tidak melakukannya. Mana boleh Aku mencintai sepupuku sendiri..?!. Tapi tenang saja. Aku akan terus menyimpannya dan Aku yakin dia tidak akan tau semua ini…” Aku tidak bisa menyembunyikannya lagi dari Yuri.
“Kenapa tidak kau ungkapkan saja?Bukankah seperti ini hanya membuatmu menderita?”
“Gwencana.. bertemu dengannya tiap hari saja sudah cukup bagiku. Dan lagi Aku tidak ingin kalau dia tau Aku menyukainya,dia akan menjauhiku..karna dia tidak menyukaiku”
“Darimana kau tau dia tidak menyukaimu..?”
“Entahlah..Aku hanya yakin dia tidak menyukaiku..! oh ya, gomawo untuk semua ini”Ujarku memandang tubuhku.
“Mwo?”Tanyanya memastikan.
“Aku tau kau sengaja melakukannya untukku agar Hyuk memperhatikanku kan? Gomawo Yuri~ah..kau sahabat terbaikku.”Ujarku tersenyum.
“Seoun~ah…”Ia tersenyum lalu memelukku. Aku pun membalas pelukannya.
Waktu menunjukkan jam 10 malam. Aku dan Hyuk berniat pulang duluan,begitupula dengan Donghae dan Yuri. Mereka sepertinya juga sudah lelah dengan pestanya.
“Eunhyuk~ah..Seoun~ssi kami duluan yah..”Sahut Donghae naik ke motornya diikuti Yuri dibelakangnya.
“Yaa~Hati-hati di jalan yah..”Ucap Yuri.
“Nee..kalian juga hati-hati yah…”Balasku. Donghae pun melajukan motornya menghilang di kejauhan. Hening. Aku dan Hyuk hanya diam.
“Kkaja..kita juga pulang. Nanti Appamu khawatir.”Ujar Hyuk mencairkan suasana.
“Aah..Ne..”Jawabku singkat. Ia pun menaiki motornya. Aku merasa udaranya mulai dingin. Apalagi sweater yang kugunakan lumayan tipis. Jadi tidak mampu melindungiku dari udara dingin. “Hsssh…”desahku memegang lenganku. Mendadak Hyuk berbalik,sepertinya dia mendengar suaraku.
“Yaa~neo waeyo??”Tanyanya memandangku.
“A..aah..gwencana.”Jawabku berbohong dan melepaskan peganganku. Aku tidak ingin dia tau.
Dia menatapku sebentar lalu kembali menyuruhku naik ke motor. Aku pun naik ke motor. Namun ditengah perjalanan udara dingin semakin membuatku terasa beku. Aku benar-benar kedinginan. Aku mencoba bertahan,tapi sepertinya gagal. Getaran tubuhku sepertinya menyadarkan Hyuk, ia pun berhenti dan turun dari motor.
“Yaa Seoun~ah..Gwencana?!”Tanyanya memandangku. Aku tidak menjawab. Tubuhku rasanya membeku sekarang. Hyuk mencoba memegang tanganku,dan sepertinya ia terkejut saat merasakan tubuhku yang sangat dingin.
“Ya Jinjja!! Kenapa kau berbohong padaku!?!”Kesalnya.
“Mi..an..hhaee Hyuk~aah..”Jawabku gemetaran.
“Jeongmal Babo~yaa!!” Ucapnya melepaskan jaketnya dan memakaikan nya ke tubuhku. Rasa dingin itu sepertinya mulai berkurang. Kami pun melanjutkan perjalanan pulang.
:::::::::::::::::::::::::::::::::

( Next Day )
Pagi-pagi benar Aku bangun dan sudah siap berangkat sekolah. Hari ini adalah hari yang penting. Itu karna Hyuk dan Yuri akan mengikuti Kompetisi Dance battle pulang sekolah nanti. Aku senang sekali. Aku berharap hari ini mereka bisa memenangkan pertandingan itu.
Aku pun membangunkan Hyuk seperti biasanya dan berangkat ke sekolah. Tapi sayangnya sepulang sekolah Aku tidak bisa langsung ikut dengan mereka ke tempat pertandingan. Aku harus mengantar Appa lebih dulu ke Bandara sebab ia akan pergi ke Jepang selama seminggu untuk urusan kantornya.
“Jeongmal mianhae..Aku harus mengantar Appa dulu ke Bandara..”Ujarku menyesal pada mereka berdua.
“Gwencana..kau antarlah Appamu dulu..”Ucap Yuri tersenyum.
“Ya Seoun~ah,berjanjilah kau akan datang melihat penampilanku nanti?!”Umpat Hyuk.
“Nee..Aku janji stelah mengantar Appa Aku akan secepatnya kesana.”Kataku.
“Kau harus datang. Kalau tidak Aku akan membencimu..”Ujar Hyuk. Sepertinya dia serius.
“Ne..ne..kau tenang saja.Aku janji padamu” Janjiku.
“Keurae..kalau begitu salam untuk Ahjussi ! Nee..Aku juga”Katanya yg diikuti oleh Yuri.
Aku pun pergi mengantar Appa ke Bandara Inceon. Dan kini tiba di pintu keberangkatan.
“Appa, kalau sudah sampai disana kabari Aku.”Pintaku pada Appa.
“Ne. Kau harus jaga diri selama Appa pergi ya..”Pesannya.
“Ye Appa..”Aku pun memeluknya. Kulihat Appa melambaikan tangannya dan tersenyum saat memasuki pintu keberangkatan. Aku membalas lambaiannya. Kini sosoknya menghlang dari hadapanku. Aku ingat harus segera ke pertandingan Hyuk dan Yuri. Aku pun bergegas hingga menemukan taksi dan secepatnya menuju kesana.
Dalam perjalanan mendadak taksi yang kutumpangi terjebak macet. Padahal tempat pertandingannya sudah dekat dari sini. Aku pun berhenti disini dan berniat untuk lari saja kesana. Aku terus berlari menuju tempat itu. Dan kini gedungnya tepat berada di depanku. Aku hanya tinggal menyebrangi jalan dan sampai disana. Aku tidak sabar melihat penampilan mereka. Saking semangatnya Aku langsung berlari tanpa memperhatikan mobil yang melaju kencang kearahku hingga …… 
BRAKK!!!!

“Eunhyuk~ah...Mianhae, Aku tak bisa menepati janjiku…”
::::::::::::::::::::::

<Eunhyuk Pov>
Yuri baru saja selesai menunjukkan penampilannya dan sebentar lagi giliranku. Tapi kenapa Seoun belum juga datang. Bukankah dia sudah berjanji padaku akan datang? Padahal Aku mengikuti kompetisi ini hanya karna ingin menunjukkan kemampuanku padanya.
“Peserta selanjutnya..Lee Hyukjae!” Aku mendengar Mc telah memanggilku. Dan kenyataannya Seoun tidak datang.
“Eunhyuk~ah Hwaiiting!”Seru Yuri yg baru saja kembali. Aku hanya tersenyum simpul kearahnya dan berjalan menuju panggung. 
“Neo geotjimal Seoun~ah…Aku benci padamu!!”


#TBC

0 comments:

Posting Komentar