“Seoun~ah..kemarilah”Panggil Yuri. Jujur Aku
masih malu dengan penampilanku ini. Apalagi di depan sana ada Hyuk. Otthokae?.
Aku tetap berjalan hingga akhirnya keluar
dari balik pintu. Bukannya menyapa Hyuk,tapi Aku malah tertunduk malu
dihadapannya. Tak ada respon kudengar sama sekali darinya. Aku bilang juga
apa..dia pasti melihatku aneh berpenampilan seperti ini. Aku pun memberanikan
diri mengangkat wajahku dan tersenyum simpul padanya. Dia masih memandangiku.
Aku kaget melihat penampilannya. Dia tampak
keren sekali malam ini. Jantungku kembali berdetak saat melihatnya. Sama
seperti biasanya.
“Neo…jeongmal yeppo~da!!”Ucapnya pelan.
Sekarang Aku benar-benar tidak bisa
mengendalikan detakan jantungku. Cantik? Ini pertama kalinya Aku mendengarnya
berkata seperti itu. Aku hanya tersenyum mendengarnya.
“Eheem..sekedar ngingetin aja ya, sekarang
dah ampir jam 8..” Ucapan Yuri menyadarkan kami berdua.
“Oh ya Aku lupa...Kkaja, kita berangkat
sekarang..”Ajak Hyuk.
“Babo~yaa? Kau kan naik motor..gimana
caranya kita bisa pergi ber3..”Jawab Yuri membuatku dan Hyuk menyadarinya.
“Aiish Jinjja..Aku lupa!! Mianhae Yuri~ah,
ottokhae?”
“Haha..gwencana. kalian pergilah duluan.
Lagian Aku juga dah janji bakalan pergi kesana ma seseorang kok..”Ujar Yuri
enteng.
“Mwo..?Kau tidak bilang padaku..”Aku
berbalik melihatnya.
“Sudah..sudah..tenang aja. Aku bakal nyampe
secepatnya kok.”Katanya tersenyum.
Akhirnya Aku dan Hyuk pergi berdua ke acara
itu. Selama di jalan kami hanya diam. Belum pernah kami canggung seperti ini.
Sesampainya disana kami pun masuk dan mulai menikmati pesta. Hanya saja Aku
berjalan kearah teman2ku. Aku tidak mungkin terus bersama Hyuk dalam keadaan
canggung sperti ini. Beberapa orang sempat memperhatikanku. Mungkin mereka
sulit percaya dengan perubahan ku ini.
Tak lama kemudian mataku tiba-tiba tertuju
kearah Pintu masuk. Kulihat Yuri datang..bersama seorang Namja. Jadi orang yg
dimaksudnya adalah namja itu. Ia lalu berjalan menghampiriku dan Hyuk yg kini
entah sejak kapan berada disampingku.
“Kenalkan Seoun~ah, dia ini
Donghae..Namjachinguku”Aku tertegun mendengarkan kata-katanya. Namjachingu? Jadi Yuri sudah…?
“Annyeong! Donghae imnida..”Sapanya
mengulurkan tangan dan Aku pun membalas ulurannya. Dia tersenyum padaku.
“Chamkan, neo…Lee Donghae??”Tanya Hyuk
menunjuk kearah Donghae.
“Lama tidak bertemu…..Anchovy.”Jawabnya lalu tersenyum.
“Haaahaa...Fishy!!!”Seru Hyuk yang langsung
memeluk Donghae. Aku kaget sekaligus bingung melihat semua ini.
“Ttarawa Seoun~ah..” Yuri menarikku ke pojok
ruangan. Disitu dia menjelaskan semuanya. Kalau ternyata Donghae itu juga
sahabat Hyuk saat di Mokpo. Dia juga namja yang jago dance. Hebat sekali.
Mereka ber3 sahabat yang sama-sama jago dance. Keren.
Kulihat Hyuk yang masih serius berbicara
dengan Donghae.
“Kau menyukainya kan..?”Ucap seseorang yg
suaranya sangat kukenal. Yuri. Apa Aku tidak salah dengar tadi?
“Eh mwo??!?!”Tanyaku memastikan.
“Arra..kau menyukai Eunhyuk kan? Sepupumu
sendiri..”Ucapannya membuatku tertegun.
“Geurom aniiyo~mana mungkin Aku…..”
“Aku bisa melihatnya. Saat kakinya terkilir
kau begitu panic. Saat Aku dekat dengannya ekspresi wajahmu berubah menjadi
sedih. Bahkan Aku lihat saat Hyuk berbicara dihadapanmu kau selalu berusaha
menghindari tatapannya dengan melihat kearah lain..”
Jadi…selama ini dia memperhatikan
semuanya..?
“Aku tau Aku salah..Aku seharusnya tidak
melakukannya. Mana boleh Aku mencintai sepupuku sendiri..?!. Tapi tenang saja.
Aku akan terus menyimpannya dan Aku yakin dia tidak akan tau semua ini…” Aku
tidak bisa menyembunyikannya lagi dari Yuri.
“Kenapa tidak kau ungkapkan saja?Bukankah
seperti ini hanya membuatmu menderita?”
“Gwencana.. bertemu dengannya tiap hari saja
sudah cukup bagiku. Dan lagi Aku tidak ingin kalau dia tau Aku menyukainya,dia
akan menjauhiku..karna dia tidak menyukaiku”
“Darimana kau tau dia tidak menyukaimu..?”
“Entahlah..Aku hanya yakin dia tidak
menyukaiku..! oh ya, gomawo untuk semua ini”Ujarku memandang tubuhku.
“Mwo?”Tanyanya memastikan.
“Aku tau kau sengaja melakukannya untukku
agar Hyuk memperhatikanku kan? Gomawo Yuri~ah..kau sahabat terbaikku.”Ujarku
tersenyum.
“Seoun~ah…”Ia tersenyum lalu memelukku. Aku
pun membalas pelukannya.
Waktu menunjukkan jam 10 malam. Aku dan Hyuk
berniat pulang duluan,begitupula dengan Donghae dan Yuri. Mereka sepertinya
juga sudah lelah dengan pestanya.
“Eunhyuk~ah..Seoun~ssi kami duluan
yah..”Sahut Donghae naik ke motornya diikuti Yuri dibelakangnya.
“Yaa~Hati-hati di jalan yah..”Ucap Yuri.
“Nee..kalian juga hati-hati yah…”Balasku.
Donghae pun melajukan motornya menghilang di kejauhan. Hening. Aku dan Hyuk
hanya diam.
“Kkaja..kita juga pulang. Nanti Appamu
khawatir.”Ujar Hyuk mencairkan suasana.
“Aah..Ne..”Jawabku singkat. Ia pun menaiki
motornya. Aku merasa udaranya mulai dingin. Apalagi sweater yang kugunakan
lumayan tipis. Jadi tidak mampu melindungiku dari udara dingin. “Hsssh…”desahku
memegang lenganku. Mendadak Hyuk berbalik,sepertinya dia mendengar suaraku.
“Yaa~neo waeyo??”Tanyanya memandangku.
“A..aah..gwencana.”Jawabku berbohong dan
melepaskan peganganku. Aku tidak ingin dia tau.
Dia menatapku sebentar lalu kembali
menyuruhku naik ke motor. Aku pun naik ke motor. Namun ditengah perjalanan
udara dingin semakin membuatku terasa beku. Aku benar-benar kedinginan. Aku
mencoba bertahan,tapi sepertinya gagal. Getaran tubuhku sepertinya menyadarkan
Hyuk, ia pun berhenti dan turun dari motor.
“Yaa Seoun~ah..Gwencana?!”Tanyanya
memandangku. Aku tidak menjawab. Tubuhku rasanya membeku sekarang. Hyuk mencoba
memegang tanganku,dan sepertinya ia terkejut saat merasakan tubuhku yang sangat
dingin.
“Ya Jinjja!! Kenapa kau berbohong
padaku!?!”Kesalnya.
“Mi..an..hhaee Hyuk~aah..”Jawabku gemetaran.
“Jeongmal Babo~yaa!!” Ucapnya melepaskan
jaketnya dan memakaikan nya ke tubuhku. Rasa dingin itu sepertinya mulai
berkurang. Kami pun melanjutkan perjalanan pulang.
:::::::::::::::::::::::::::::::::
( Next Day )
Pagi-pagi benar Aku bangun dan sudah siap
berangkat sekolah. Hari ini adalah hari yang penting. Itu karna Hyuk dan Yuri
akan mengikuti Kompetisi Dance battle pulang sekolah nanti. Aku senang sekali.
Aku berharap hari ini mereka bisa memenangkan pertandingan itu.
Aku pun membangunkan Hyuk seperti biasanya
dan berangkat ke sekolah. Tapi sayangnya sepulang sekolah Aku tidak bisa
langsung ikut dengan mereka ke tempat pertandingan. Aku harus mengantar Appa
lebih dulu ke Bandara sebab ia akan pergi ke Jepang selama seminggu untuk
urusan kantornya.
“Jeongmal mianhae..Aku harus mengantar Appa
dulu ke Bandara..”Ujarku menyesal pada mereka berdua.
“Gwencana..kau antarlah Appamu dulu..”Ucap
Yuri tersenyum.
“Ya Seoun~ah,berjanjilah kau akan datang
melihat penampilanku nanti?!”Umpat Hyuk.
“Nee..Aku janji stelah mengantar Appa Aku
akan secepatnya kesana.”Kataku.
“Kau harus datang. Kalau tidak Aku akan
membencimu..”Ujar Hyuk. Sepertinya dia serius.
“Ne..ne..kau tenang saja.Aku janji padamu”
Janjiku.
“Keurae..kalau begitu salam untuk Ahjussi !
Nee..Aku juga”Katanya yg diikuti oleh Yuri.
Aku pun pergi mengantar Appa ke Bandara
Inceon. Dan kini tiba di pintu keberangkatan.
“Appa, kalau sudah sampai disana kabari Aku.”Pintaku
pada Appa.
“Ne. Kau harus jaga diri selama Appa pergi
ya..”Pesannya.
“Ye Appa..”Aku pun memeluknya. Kulihat Appa
melambaikan tangannya dan tersenyum saat memasuki pintu keberangkatan. Aku
membalas lambaiannya. Kini sosoknya menghlang dari hadapanku. Aku ingat harus
segera ke pertandingan Hyuk dan Yuri. Aku pun bergegas hingga menemukan taksi
dan secepatnya menuju kesana.
Dalam perjalanan mendadak taksi yang
kutumpangi terjebak macet. Padahal tempat pertandingannya sudah dekat dari
sini. Aku pun berhenti disini dan berniat untuk lari saja kesana. Aku terus
berlari menuju tempat itu. Dan kini gedungnya tepat berada di depanku. Aku
hanya tinggal menyebrangi jalan dan sampai disana. Aku tidak sabar melihat
penampilan mereka. Saking semangatnya Aku langsung berlari tanpa memperhatikan
mobil yang melaju kencang kearahku hingga ……
BRAKK!!!!
“Eunhyuk~ah...Mianhae, Aku tak bisa
menepati janjiku…”
::::::::::::::::::::::
<Eunhyuk Pov>
Yuri baru saja selesai menunjukkan
penampilannya dan sebentar lagi giliranku. Tapi kenapa Seoun belum juga datang.
Bukankah dia sudah berjanji padaku akan datang? Padahal Aku mengikuti kompetisi
ini hanya karna ingin menunjukkan kemampuanku padanya.
“Peserta selanjutnya..Lee Hyukjae!” Aku
mendengar Mc telah memanggilku. Dan kenyataannya Seoun tidak datang.
“Eunhyuk~ah Hwaiiting!”Seru Yuri yg baru
saja kembali. Aku hanya tersenyum simpul kearahnya dan berjalan menuju
panggung.
“Neo geotjimal Seoun~ah…Aku benci
padamu!!”


0 comments:
Posting Komentar