Saranghaeyo, Cousin (Chapter 2)



<Eunhyuk Pov>
Kulihat dia berjalan kearahku. Aku bingung. Mau apa dia?
“Neo..jeongmal?Sudah lupa padaku hah?Eunhyuk~ah!!” Serunya
Hah? Dari mana dia tau namaku..? siapa dia ini?”Aku terkejut, kulihat sepertinya Seoun juga sama terkejutnya denganku.
“Eh...?”Ucapku heran.
“Aiish Jinjja..jangan bilang kau juga lupa dengan nama Lee Donghae..”
Lee Donghae? Tunggu, apa mungkin dia..
“Neo…Jung Yuri?”Kataku memastikan
“Haha..Jinjja!!Geuromyeon!!Nan Jung Yuri”Serunya lalu memelukku.
Aku benar-benar tak menyangka ini dia. Dia yang sekarang jauh berbeda dengan yang dulu.
<Eunhyuk pov end>

Aku terkejut saat ia tiba-tiba memeluk Hyuk. Dan Hyuk, dia sama sekali tidak berkutik. Apa sebenarnya hubungan mereka berdua?. Deg!! Ada sesuatu yg aneh..
Kulihat ia melepaskan pelukannya. Dan mereka pun menghampiri tempatku.
“Seoun~ah,kenalkan..ini Yuri. Dia sahabatku waktu kecil di Mokpo. Hanya saja kami berpisah saat Appa di pindahtugaskan di Seoul. Dan..Yuri,hm..sepertinya kau sudah tau namanya”Ujar Hyuk menunjuk kearahku.
“Ne..Oh ya Eunhyuk~ah, Seoun~ssi pacarmu yah?”Pertanyaan Yuri seketika membuatku dan Hyuk terkejut. Tidak ada jawaban. Kami berdua terdiam.
“Geurom Aniyo..Seoun adalah Sepupu ku” jawab Hyuk.
“Eh?Jeongmalyo??”Tanyanya lagi seolah tak percaya.
“Nde..waegurae?
“Ne..Keurae.”Ucapku singkat dan tersenyum.
Aku sadar semua itu memang benar. Kenyataannya Aku dan Hyuk adalah Saudara Sepupu. Seharusnya Aku bisa menerimanya.Tapi entah kenapa dadaku terasa sesak dan panas. Hatiku sakit mendengarnya. Aku Cuma bisa menyembunyikan..dan terus menyembunyikan semua ini.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Malam yang benar-benar indah. Bintang begitu banyak sampai Aku tak mampu menghitungnya. Belum lagi sinar bulan yang masuk melalui jendela kamar,membuat kamarku tampak terang walau tanpa lampu. Didepanku kini terdapat sebuah buku kecil.
Buku yang menyimpan segala curahan isi hatiku. Buku yang menyimpan berbagai kenangan. Buku yang memotivasiku membuat cerpen pertama kali. Yang diberikan oleh seseorang. Seseorang yang membuatku berdebar dan malu saat bertemu dengannya. Keurae..ini hadiah yang diberikan Eunhyuk pertama kali di Ultahku sewaktu kami baru mengenal satu sama lain. Tepatnya 4 tahun yang lalu. Aku selalu menjaganya karna ini sangat berharga bagiku. Aku mulai membukanya dan menulisinya seperti biasa.
Malam yang indah, bulan bersinar terang dan bintang begitu banyak.
Tapi kenapa Aku tetap merasa Gelap..merasa sendiri..
Seolah Berharap menjadikannya penerang dalam hidupku
Berharap ia dapat terus ada menemaniku..

Aku tau ini Salahku telah menyukainya..
 Salah telah melihatnya sebagai sosok yang lain dari kenyataan
Aku tau ini Terlarang untukku..Tuhan maafkan aku,

Yeongwonhi Saranghae...
                        “EUNHYUK~ah…”

Aku pun menutup bukuku. Dan menutup jendela kamarku sebelum Aku menatap kamar Hyuk lebih dulu dari sini.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Dance Club’s Room]
Aku sedang mengetik cerpen saat Hyuk dan member lainnya latihan.
“Ok Good!! Today is over here.. we’ll see u tomorrow!”Ucap ketua mengakhiri latihan.
Latihan pun dibubarkan. Semua orang sudah bergegas pulang kecuali sesuatu yang menarik perhatianku. Aku melihat Yuri dan Hyuk sedang asyik berbincang.Mereka kelihatan begitu senang. Dan juga..terlihat Serasi. Hyuk yang tampan dan Yuri yang cantik. Ditambah lagi keduanya sama-sama pintar dan jago Dance.
Aku sadar, yeoja sepertiku tidak pantas bersama Hyuk. Aku Cuma gadis biasa berkacamata yang hanya mampu menemukan pangeran dalam dunia khayalanku.
Kulihat Yuri yang berjalan keluar ruangan. Dan Hyuk yang kembali menari. Dasar Jinjja namja, apa dia tidak kenal lelah? Bukankah dia sudah latihan selama hampir 3 jam.
Aku berniat melanjutkan kegiatanku sebelum Aku mendengar sesuatu.. ‘BRUKK!!
“Akkh!!” Pekik Hyuk saat kakinya terkilir dan ia terjatuh. Spontan Aku berlari kearahnya.
“Eunhyuk~aah!!Yaa Gwenchanayo..?!?”Tanyaku panic lalu mengambil sesuatu dari dalam tasku. Aku mengeluarkan salep dan cepat mengoleskannya di kaki Hyuk yg terkilir.
Anehnya dia malah tertawa melihat tingkahku. Aku tidak mengerti,memangnya apa yang lucu?
“Waeguraee?? Apa ada yang lucu?”Tanyaku disela mengurut kakinya.
“Ahhaha!!Anii..Aku Cuma kaget melihat ekspresimu saat panic tadi. Lucu sekali.Kau ini benar-benar orang yang penuh ekpresi yah?Haha..”Ia kembali tertawa.
“Yaa!!Kalau begitu kau lakukan saja ini sendiri.”Kataku menghentikan urutanku.
“Ya..yaa..neo!!Arasseo..Aku tidak akan tertawa lagi..”Ucapnya menarik dan menuntun tanganku untuk kembali mengurutnya.
“Ngomong2,dari mana kau mendapatkan salep ini?”tanyanya
“Jinjja..Aku kan selalu membawanya untuk jaga-jaga kalau sampai kau luka atau terkilir seperti ini..” Upps!! Aku keceplosan mengatakannya. Ottokhae??
“Eh?Itu artinya kau selalu memperhatikanku selama ini..?”Tanyanya lagi membuatku bingung harus menjawab apa.
“Aa..aah..chogii..” ucapku gugup.
“Uuh aegyo..Gomawoyo!Neo jeongmal sepupuku yg baik..”Ia mengacak rambutku sambil tersenyum.  Hufft!!Untung saja dia ga mikir yang terlalu jauh.
“Eh ya Aku lupa! Kalau keadaanku seperti ini,bagaimana caranya Aku mengendarai motor?”Tanyanya membuatku berpikir sebentar.
“Biar Aku saja yang membawanya..”Ucapku.
“MWO?! Jinjjaro?Yaa Seoun~ah! Wae kau tak pernah bilang kalau kau tau mengendarai motor?”Tanyanya seolah tak percaya.
“Jinjja..apa kau pernah bertanya?” ia menggeleng. Aku hanya tersenyum.
( Other Side* )

<Yuri Pov>
Aku berniat pulang sebelum Aku ingat melupakan Sweaterku di ruangan dance. Aku pun kembali kesana untuk mengambilnya. Namun sesampainya disana Aku melihat pemandangan yang tidak biasa. Aku mendapati Eunhyuk yg terkilir dan Seoun yg panic lalu menghampirinya.
“Waeguraee?? Apa ada yang lucu?” Tanya Seoun yg bingung melihat Eunhyuk yg tertawa melihatnya.
“Ahhaha!!Anii..Aku Cuma kaget melihat ekspresimu saat panic tadi. Lucu sekali.Kau ini benar-benar orang yang penuh ekpresi yah?Haha..” Eunhyuk masih tertawa.
“Yaa!!Kalau begitu kau lakukan saja ini sendiri.” Kesal Seoun menghentikan kegiatannya.
“Ya..yaa..neo!!Arraaa..Aku tidak akan tertawa lagi..” Tingkah Eunhyuk kali ini membuatku cukup terkejut. Tanpa sengaja Aku melihat sesuatu yang tidak biasa.
“Hmm…jadi begitu yah..”Gumamku lalu mengambil sweaterku tanpa diketahui oleh mereka berdua dan pergi meninggalkan tempat itu.
<Yuri Pov End>
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Sudah sebulan Aku mengenal Yuri. Dan semakin hari Aku, hyuk dan yuri semakin akrab. Bahkan sekarang kami sudah menjadi Sahabat. Dia yeoja yang sangat baik dan ramah. Selain itu dia sangat menyenangkan. Aku beruntung memiliki sahabat sepertinya.
Aku,Yuri dan Hyuk sedang berjalan-jalan saat jam istirahat.Tapi sayangnya Aku malah menemukan hal seperti ini.
“Aaaagh!!!..Hyukjae Sunbae, saranghaeyo!!!!” Teriak beberapa siswi saat kami menelusuri jalan untuk kembali ke kelas. Kulihat Hyuk hanya tersenyum dan alhasil membuat mereka semakin histeris. Aiiisssh..benar-benar membuatku Geram. Ingin rasanya kusumbat mulut mereka satu persatu dengan kain. Ini salah satu alasan kenapa Aku dan Hyuk malas keluar kelas tiap istirahat. Namun kali ini kami melakukannya karna Yuri yg mengajak kami makan di kantin.
“Apa selalu seperti ini…?Tanya Yuri membisikku.
“Jeongmalyo!! Telingaku sakit tiap kali mendengar teriakan mereka!!”Umpatku kesal dan Yuri hanya tertawa.
Kami akhirnya sampai di dalam kelas. Dan duduk di tempat masing-masing. Sampai akhirnya seorang teman kami naik ke depan dan mengumumkan sesuatu.
“Attention chingudeul.. Aku ingin mengumumkan sesuatu.”Serunya. kami pun mendengarkannya dengan seksama.
“Malam ini jam 8 Aku akan mengadakan Party dirumahku. Dan kalian semua kuundang untuk hadir di acara ini..”Seketika ruangan menjadi heboh. Sorakan terdengar dimana-mana.
“Wah hebat!! Party nya pasti bakalan seru!! Kalian berdua ikut kan?”Seru Yuri antusias. Kulihat Hyuk tersenyum dan mengangguk menandakan ya.
“Euum..mianhae, kayaknya Aku ga bisa ikut deh..”Kataku pelan.
“Waeyo Seoun~ah?Kan ga seru kalau day g ga ikut.”Tanya Yuri.
“Chogii..eum..” Aku membisikkan sesuatu ke telinga Yuri.
“Ooh..arraa~” Angguknya.
“Yaa~kalian ini sebenarnya sedang membisikkan apa? Kenapa Aku ga di kasih tau..”Kesal Hyuk.
“Aiish..kau ini mau tau saja urusan orang. Sudah…Seoun~ah, sore ini kau kerumahku ya”
“Eh?Untuk apa?”Tanyaku bingung padanya.
“Sudahlah..nanti juga bakalan tau.Oh y Eunhyuk~ah!Nanti malam kalau mau jemput Seoun langsung kerumahku saja yah.. ”Pinta Yuri.
“Lho kok…?!”Tanya Hyuk sebelum akhirnya dihentikan oleh Yuri.
“Aiish..kau ini terlalu banyak nanya. Pokoknya ikuti saja kata-kataku tadi..”Ucapnya.
::::::::::::::::::::::::::::::

Sorenya dia benar-benar mengajakku ke rumahnya. Sesampainya disana ia langsung mengajakku ke kamarnya. Mulanya Aku masih bingung apa tujuannya kesini. Tapi setelah ia menjelaskannya akhirnya Aku mengerti.
Sebenarnya tadi Aku memberitahu padanya kalau Aku ga pede datang ke acara itu. Makanya dia berniat membantu merubah penampilanku agar bisa datang ke acara malam ini.
 Ia pun memulai kegiatannya. Mulai dari menyuruhku memilihkan pakaian hingga merias wajahku dengan peralatan make up nya.
“Chogii..Yuri~ah,Aku tidak yakin ini akan berhasil..”Ucapku disela-selanya merias wajahku.
“Tidak usah khawatir.. percayalah padaku..”Ucapnya tersenyum dan Aku pun membalasnya.
Tanpa terasa waktu telah menunjukkan jam stengah 8. Dan Yuri pun sudah selesai merias wajahku.

<Eunhyuk Pov>
Sudah setengah 8 malam. Aku pun bergegas menuju ke rumah Yuri.
Aku menekan bel rumahnya lumayan lama. Sampai akhirnya seseorang membuka pintu.
“Oh Eunhyuk~ah,kau sudah datang..” Ujar Yuri tersenyum. Kulihat dia sudah berpakaian rapi. Dia kelihatan cantik.
“Ne..apa kalian sudah siap?”Tanyaku.
“Geureomyeon. Chamkanman…Seoun~ah kemarilah!”Serunya berbalik ke samping pintu.
Aku mendengarnya memanggil Seoun. Dan betapa terkejutnya Aku melihat sosok yeoja yang muncul dari balik pintu. Memakai kaos putih berbalut wol sweater putih berlengan panjang dan rok jeans mini serta sepatu hak putih. Dia tak memakai kacamata melainkan soft lens biru dimatanya. Rambutnya yg panjang dan bergulung terurai dengan indah. Aku benar-benar dibuat terperangah olehnya. Dia...sungguh cantik sekali. Kulihat dia menunduk. Sepertinya dia malu. Ia mengangkat wajahnya dan tersenyum kecil.
Deg!!! 
Perasaan apa ini. Kenapa jantungku berdegup kencang saat melihat Seoun tersenyum? Bukankah Aku sudah sering melihatnya tersenyum seperti itu? Tapi kenapa? Sebenarnya Apa yang terjadi padaku..? Apa mungkin Aku....?
“Neo……jeongmal yeppoda!!”Kataku tanpa sadar.


#TBC

0 comments:

Posting Komentar