<Eunhyuk Pov>
Kulihat dia berjalan kearahku. Aku bingung.
Mau apa dia?
“Neo..jeongmal?Sudah lupa padaku hah?Eunhyuk~ah!!”
Serunya
Hah? Dari mana dia tau namaku..? siapa dia
ini?”Aku terkejut, kulihat sepertinya Seoun juga sama terkejutnya denganku.
“Eh...?”Ucapku heran.
“Aiish Jinjja..jangan bilang kau juga lupa
dengan nama Lee Donghae..”
Lee Donghae? Tunggu, apa mungkin dia..
“Neo…Jung Yuri?”Kataku memastikan
“Haha..Jinjja!!Geuromyeon!!Nan Jung
Yuri”Serunya lalu memelukku.
Aku benar-benar tak menyangka ini dia. Dia
yang sekarang jauh berbeda dengan yang dulu.
<Eunhyuk pov end>
Aku terkejut saat ia tiba-tiba memeluk Hyuk.
Dan Hyuk, dia sama sekali tidak berkutik. Apa sebenarnya hubungan mereka
berdua?. Deg!! Ada sesuatu yg aneh..
Kulihat ia melepaskan pelukannya. Dan mereka
pun menghampiri tempatku.
“Seoun~ah,kenalkan..ini Yuri. Dia sahabatku
waktu kecil di Mokpo. Hanya saja kami berpisah saat Appa di pindahtugaskan di
Seoul. Dan..Yuri,hm..sepertinya kau sudah tau namanya”Ujar Hyuk menunjuk
kearahku.
“Ne..Oh ya Eunhyuk~ah, Seoun~ssi pacarmu
yah?”Pertanyaan Yuri seketika membuatku dan Hyuk terkejut. Tidak ada jawaban.
Kami berdua terdiam.
“Geurom Aniyo..Seoun adalah Sepupu ku” jawab
Hyuk.
“Eh?Jeongmalyo??”Tanyanya lagi seolah tak
percaya.
“Nde..waegurae?
“Ne..Keurae.”Ucapku singkat dan tersenyum.
Aku sadar semua itu memang benar.
Kenyataannya Aku dan Hyuk adalah Saudara Sepupu. Seharusnya Aku bisa
menerimanya.Tapi entah kenapa dadaku terasa sesak dan panas. Hatiku sakit
mendengarnya. Aku Cuma bisa menyembunyikan..dan terus menyembunyikan semua ini.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Malam yang benar-benar indah. Bintang begitu
banyak sampai Aku tak mampu menghitungnya. Belum lagi sinar bulan yang masuk
melalui jendela kamar,membuat kamarku tampak terang walau tanpa lampu.
Didepanku kini terdapat sebuah buku kecil.
Buku yang menyimpan segala curahan isi
hatiku. Buku yang menyimpan berbagai kenangan. Buku yang memotivasiku membuat
cerpen pertama kali. Yang diberikan oleh seseorang. Seseorang yang membuatku
berdebar dan malu saat bertemu dengannya. Keurae..ini hadiah yang diberikan
Eunhyuk pertama kali di Ultahku sewaktu kami baru mengenal satu sama lain.
Tepatnya 4 tahun yang lalu. Aku selalu menjaganya karna ini sangat berharga
bagiku. Aku mulai membukanya dan menulisinya seperti biasa.
Malam yang indah, bulan bersinar terang
dan bintang begitu banyak.
Tapi kenapa Aku tetap merasa
Gelap..merasa sendiri..
Seolah Berharap menjadikannya penerang
dalam hidupku
Berharap ia dapat terus ada menemaniku..
Aku tau ini Salahku telah menyukainya..
Salah telah melihatnya sebagai
sosok yang lain dari kenyataan
Aku tau ini Terlarang untukku..Tuhan
maafkan aku,
Yeongwonhi Saranghae...
“EUNHYUK~ah…”
Aku pun menutup bukuku. Dan menutup jendela
kamarku sebelum Aku menatap kamar Hyuk lebih dulu dari sini.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
[Dance Club’s Room]
Aku sedang mengetik cerpen saat Hyuk dan
member lainnya latihan.
“Ok Good!! Today is over here.. we’ll see u
tomorrow!”Ucap ketua mengakhiri latihan.
Latihan pun dibubarkan. Semua orang sudah
bergegas pulang kecuali sesuatu yang menarik perhatianku. Aku melihat Yuri dan
Hyuk sedang asyik berbincang.Mereka kelihatan begitu senang. Dan juga..terlihat
Serasi. Hyuk yang tampan dan Yuri yang cantik. Ditambah lagi keduanya sama-sama
pintar dan jago Dance.
Aku sadar, yeoja sepertiku tidak pantas
bersama Hyuk. Aku Cuma gadis biasa berkacamata yang hanya mampu menemukan
pangeran dalam dunia khayalanku.
Kulihat Yuri yang berjalan keluar ruangan.
Dan Hyuk yang kembali menari. Dasar Jinjja namja, apa dia tidak kenal lelah?
Bukankah dia sudah latihan selama hampir 3 jam.
Aku berniat melanjutkan kegiatanku sebelum
Aku mendengar sesuatu.. ‘BRUKK!!
“Akkh!!” Pekik Hyuk saat kakinya terkilir
dan ia terjatuh. Spontan Aku berlari kearahnya.
“Eunhyuk~aah!!Yaa Gwenchanayo..?!?”Tanyaku
panic lalu mengambil sesuatu dari dalam tasku. Aku mengeluarkan salep dan cepat
mengoleskannya di kaki Hyuk yg terkilir.
Anehnya dia malah tertawa melihat tingkahku.
Aku tidak mengerti,memangnya apa yang lucu?
“Waeguraee?? Apa ada yang lucu?”Tanyaku
disela mengurut kakinya.
“Ahhaha!!Anii..Aku Cuma kaget melihat
ekspresimu saat panic tadi. Lucu sekali.Kau ini benar-benar orang yang penuh
ekpresi yah?Haha..”Ia kembali tertawa.
“Yaa!!Kalau begitu kau lakukan saja ini
sendiri.”Kataku menghentikan urutanku.
“Ya..yaa..neo!!Arasseo..Aku tidak akan
tertawa lagi..”Ucapnya menarik dan menuntun tanganku untuk kembali mengurutnya.
“Ngomong2,dari mana kau mendapatkan salep
ini?”tanyanya
“Jinjja..Aku kan selalu membawanya untuk
jaga-jaga kalau sampai kau luka atau terkilir seperti ini..” Upps!! Aku
keceplosan mengatakannya. Ottokhae??
“Eh?Itu artinya kau selalu memperhatikanku
selama ini..?”Tanyanya lagi membuatku bingung harus menjawab apa.
“Aa..aah..chogii..” ucapku gugup.
“Uuh aegyo..Gomawoyo!Neo jeongmal sepupuku
yg baik..”Ia mengacak rambutku sambil tersenyum. Hufft!!Untung saja dia
ga mikir yang terlalu jauh.
“Eh ya Aku lupa! Kalau keadaanku seperti
ini,bagaimana caranya Aku mengendarai motor?”Tanyanya membuatku berpikir
sebentar.
“Biar Aku saja yang membawanya..”Ucapku.
“MWO?! Jinjjaro?Yaa Seoun~ah! Wae kau tak
pernah bilang kalau kau tau mengendarai motor?”Tanyanya seolah tak percaya.
“Jinjja..apa kau pernah bertanya?” ia
menggeleng. Aku hanya tersenyum.
( Other Side* )
<Yuri Pov>
Aku berniat pulang sebelum Aku ingat
melupakan Sweaterku di ruangan dance. Aku pun kembali kesana untuk
mengambilnya. Namun sesampainya disana Aku melihat pemandangan yang tidak
biasa. Aku mendapati Eunhyuk yg terkilir dan Seoun yg panic lalu
menghampirinya.
“Waeguraee?? Apa ada yang lucu?” Tanya Seoun yg bingung melihat Eunhyuk
yg tertawa melihatnya.
“Ahhaha!!Anii..Aku Cuma kaget melihat
ekspresimu saat panic tadi. Lucu sekali.Kau ini benar-benar orang yang penuh
ekpresi yah?Haha..” Eunhyuk masih tertawa.
“Yaa!!Kalau begitu kau lakukan saja ini
sendiri.” Kesal Seoun menghentikan kegiatannya.
“Ya..yaa..neo!!Arraaa..Aku tidak akan
tertawa lagi..” Tingkah Eunhyuk kali ini membuatku cukup terkejut. Tanpa
sengaja Aku melihat sesuatu yang tidak biasa.
“Hmm…jadi begitu yah..”Gumamku lalu
mengambil sweaterku tanpa diketahui oleh mereka berdua dan pergi meninggalkan
tempat itu.
<Yuri Pov End>
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Sudah sebulan Aku mengenal Yuri. Dan semakin
hari Aku, hyuk dan yuri semakin akrab. Bahkan sekarang kami sudah menjadi
Sahabat. Dia yeoja yang sangat baik dan ramah. Selain itu dia sangat
menyenangkan. Aku beruntung memiliki sahabat sepertinya.
Aku,Yuri dan Hyuk sedang berjalan-jalan saat
jam istirahat.Tapi sayangnya Aku malah menemukan hal seperti ini.
“Aaaagh!!!..Hyukjae Sunbae, saranghaeyo!!!!”
Teriak beberapa siswi saat kami menelusuri jalan untuk kembali ke kelas.
Kulihat Hyuk hanya tersenyum dan alhasil membuat mereka semakin histeris.
Aiiisssh..benar-benar membuatku Geram. Ingin rasanya kusumbat mulut mereka satu
persatu dengan kain. Ini salah satu alasan kenapa Aku dan Hyuk malas keluar
kelas tiap istirahat. Namun kali ini kami melakukannya karna Yuri yg mengajak
kami makan di kantin.
“Apa selalu seperti ini…?Tanya Yuri
membisikku.
“Jeongmalyo!! Telingaku sakit tiap kali
mendengar teriakan mereka!!”Umpatku kesal dan Yuri hanya tertawa.
Kami akhirnya sampai di dalam kelas. Dan
duduk di tempat masing-masing. Sampai akhirnya seorang teman kami naik ke depan
dan mengumumkan sesuatu.
“Attention chingudeul.. Aku ingin
mengumumkan sesuatu.”Serunya. kami pun mendengarkannya dengan seksama.
“Malam ini jam 8 Aku akan mengadakan Party
dirumahku. Dan kalian semua kuundang untuk hadir di acara ini..”Seketika
ruangan menjadi heboh. Sorakan terdengar dimana-mana.
“Wah hebat!! Party nya pasti bakalan seru!!
Kalian berdua ikut kan?”Seru Yuri antusias. Kulihat Hyuk tersenyum dan
mengangguk menandakan ya.
“Euum..mianhae, kayaknya Aku ga bisa ikut
deh..”Kataku pelan.
“Waeyo Seoun~ah?Kan ga seru kalau day g ga
ikut.”Tanya Yuri.
“Chogii..eum..” Aku membisikkan sesuatu ke
telinga Yuri.
“Ooh..arraa~” Angguknya.
“Yaa~kalian ini sebenarnya sedang
membisikkan apa? Kenapa Aku ga di kasih tau..”Kesal Hyuk.
“Aiish..kau ini mau tau saja urusan orang.
Sudah…Seoun~ah, sore ini kau kerumahku ya”
“Eh?Untuk apa?”Tanyaku bingung padanya.
“Sudahlah..nanti juga bakalan tau.Oh y
Eunhyuk~ah!Nanti malam kalau mau jemput Seoun langsung kerumahku saja yah..
”Pinta Yuri.
“Lho kok…?!”Tanya Hyuk sebelum akhirnya
dihentikan oleh Yuri.
“Aiish..kau ini terlalu banyak nanya.
Pokoknya ikuti saja kata-kataku tadi..”Ucapnya.
::::::::::::::::::::::::::::::
Sorenya dia benar-benar mengajakku ke
rumahnya. Sesampainya disana ia langsung mengajakku ke kamarnya. Mulanya Aku
masih bingung apa tujuannya kesini. Tapi setelah ia menjelaskannya akhirnya Aku
mengerti.
Sebenarnya tadi Aku memberitahu padanya
kalau Aku ga pede datang ke acara itu. Makanya dia berniat membantu merubah
penampilanku agar bisa datang ke acara malam ini.
Ia pun memulai kegiatannya. Mulai dari
menyuruhku memilihkan pakaian hingga merias wajahku dengan peralatan make up
nya.
“Chogii..Yuri~ah,Aku tidak yakin ini akan
berhasil..”Ucapku disela-selanya merias wajahku.
“Tidak usah khawatir.. percayalah
padaku..”Ucapnya tersenyum dan Aku pun membalasnya.
Tanpa terasa waktu telah menunjukkan jam
stengah 8. Dan Yuri pun sudah selesai merias wajahku.
<Eunhyuk Pov>
Sudah setengah 8 malam. Aku pun bergegas
menuju ke rumah Yuri.
Aku menekan bel rumahnya lumayan lama.
Sampai akhirnya seseorang membuka pintu.
“Oh Eunhyuk~ah,kau sudah datang..” Ujar Yuri
tersenyum. Kulihat dia sudah berpakaian rapi. Dia kelihatan cantik.
“Ne..apa kalian sudah siap?”Tanyaku.
“Geureomyeon. Chamkanman…Seoun~ah
kemarilah!”Serunya berbalik ke samping pintu.
Aku mendengarnya memanggil Seoun. Dan betapa
terkejutnya Aku melihat sosok yeoja yang muncul dari balik pintu. Memakai kaos
putih berbalut wol sweater putih berlengan panjang dan rok jeans mini serta
sepatu hak putih. Dia tak memakai kacamata melainkan soft lens biru dimatanya.
Rambutnya yg panjang dan bergulung terurai dengan indah. Aku benar-benar dibuat
terperangah olehnya. Dia...sungguh cantik sekali. Kulihat dia menunduk.
Sepertinya dia malu. Ia mengangkat wajahnya dan tersenyum kecil.
Deg!!!
Perasaan
apa ini. Kenapa jantungku berdegup kencang saat melihat Seoun tersenyum?
Bukankah Aku sudah sering melihatnya tersenyum seperti itu? Tapi kenapa?
Sebenarnya Apa yang terjadi padaku..? Apa mungkin Aku....?
“Neo……jeongmal yeppoda!!”Kataku tanpa sadar.


0 comments:
Posting Komentar