CAST:
Lee
Hyukjae aka Eunhyuk
Lee
Donghae
Lee
Seoun (OC)
Shin
Yuri (OC)
“Ya!Hyuk~ah palliwa..bangun!!”Seruku
mengguncang tubuh namja dihadapanku ini yang masih tertidur pulas.
“Aaagh..Sebentar lagi, Aku masih
capek..’Ucapnya malas lalu menutup wajahnya dengan selimut.
“Mwo??Aiish Jinjja..ini pasti karna kau
dance sampai larut malam lagi kan!Yaa~Palliwa Hyuk, kita bisa telat ke sekolah
kalau gini..”Aku kembali mengguncang tubuhnya dan tiba-tiba..
‘Tep!!’ Ia menarikku hingga wajahnya kini
hanya beberapa senti dari wajahku.
“Yaa~Lee Seoun!! Neo jeongmal
shikkeuro!!”Ucapnya menatapku.
“Mwoya?! Ah..kkaja, cepat mandi sana”Aku
menutup wajahnya dengan handuk yg kupegang dari tadi dan membalikkan wajahku.
Ia hanya terkekeh melihatku dan bergegas ke kamar mandi.
Dasar Hyuk Babo!Hampir saja ia
melihat wajahku yang pasti sudah memerah sekarang. Dan lagi Aku belum bisa
mengendalikan debaran jantungku karna kejadian tadi.
Namaku Lee Seoun. Seorang yeoja
berkacamata dan selalu mengikat rambutnya yang panjang dan sedikit
bergelombang. Aku selalu membawa netbook bersamaku dimanapun Aku berada. Aku
sangat suka menulis cerpen. Dan beruntungnya, sudah lumayan banyak cerpenku
yang dimuat di beberapa media cetak dan sekolahku sendiri. Aku hanya tinggal
bertiga dengan Appa dan Bibi pengurus rumah. Eomma meninggal saat ia
melahirkanku. Bagiku Appa tidak hanya sosok seorang Ayah, tapi juga teman
tempatku mencurahkan segalanya. Ia sangat menyayangiku,begitupun denganku.
“Kkaja!! Naiklah..” Ucap seorang namja
menyuruhku naik ke motor setelah ia lebih dulu menaikinya. Aku pun naik ke
motor itu.
Namanya Lee Hyukjae. Namun keluarga kami
lebih sering memanggilnya Eunhyuk. Aku dan Hyuk sekolah di Sma Neul Paran.
Beruntung kami berada di Kelas yang sama, yakni Kelas unggulan di kelas 3. Hanya
saja Aku memasuki klub seni. Sedang Hyuk masuk klub Dance. Ia sangat suka
menari. Selain wajah tampan, dia juga sangat hebat dalam dance. Sudah berapa
kali ia memenangkan perlombaan dance. Hal inilah yang membuatnya menjadi salah
satu idola yeoja-yeoja di sekolah.
Kalian heran kenapa Aku bisa berada di
kamarnya dan membangunkannya pagi ini? Itu karna rumah kami berhadapan. Itulah
sebabnya Aku selalu berangkat ke sekolah bersamanya. Dan sudah menjadi
kebiasaanku membangunkannya tiap pagi. Karna sepertinya Ahjumma sudah kewalahan
membangunkannya.
Beruntung Aku memiliki sepupu seperti Hyuk,
sebelum Aku menyadari kalau Aku menyukainya.
Keurae,Aku menyukainya. Menyukai sepupuku
sendiri.
Aku tau ini salah. Tapi inilah yang terjadi
saat ini. Aku sudah menyembunyikan perasaanku sejak kelas 1. Aku tidak ingin
merusak hubunganku dengannya. Aku takut kalau dia tau semuanya, ia akan
menjauhiku. Aku tak ingin itu terjadi. Aku ingin terus berada disampingnya.
“Seoun~ah! Ntar tungguin Aku selesai latihan
dulu kan?”Tanya Hyuk menghampiriku saat pelajaran usai. Seperti biasa saat
pelajaran usai ia akan latihan dance.
“Ne..”Jawabku merapikan buku2 pelajaran.
Setelah selesai kamipun bergegas menuju ruangan klub dance.
Yah..inilah keseharianku. Setiap hari Aku
menemani Hyuk latihan. Jujur Aku senang, karna dengan begini Aku bisa terus
berada didekatnya. Lagian, selama dia dance Aku tidak diam saja. Aku selalu
menggunakan kesempatan itu untuk membuat cerpen.
“Ya Seoun~ah,apa kau tidak lelah
terus-menerus mengetik cerpen?”Tanyanya di sela tariannya.
“Kau sendiri..apa kau tidak lelah dance
terus?”Aku balik menanyainya sambil terus melanjutkan kegiatanku.
“Mwo?Geurom Aniyo,dance adalah hidupku..” ia
masih terus menari.
“Kalau begitu Aku juga. Bagiku cerpen adalah
hidupku. Karna dengan begini Aku bisa meluapkan semua imaginasiku bahkan
terkadang isi hatiku.” Ujarku.
“Hufft! Begitu yah..”Ia menghentikan
tariannya.
“Kkaja!! Kita pulang.”Lanjutnya lalu
mengambil ranselnya dan meninggalkanku.
“Eh?!Yaa Jinjja!Eunhyuk~ah tunggu Aku..”Seruku
mematikan netbook lalu mengejarnya.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Esoknya seperti biasa Aku berangkat ke
sekolah dan tentu saja harus membangunkan Eunhyuk lebih dulu.
“Annyeong...”Sapaku pada Lee Ahjumma yang
sedang mempersiapkan sarapan pagi.
“Oh Seoun~ah! Hyukie ada di
kamarnya..sepertinya masih tetap tidur. Padahal tadi Ahjumma sudah memangilnya
berkali-kali.”Ujarnya melihatku.
“Ah keurae..biar Aku saja yang
membangunkannya lagi.”Jawabku tersenyum.
“Maaf sudah merepotkanmu Seoun~ah…”
“Aa..Aniyo Ahjumma, Aku senang bisa
membangunkannya..”Ucapku.
Ahjumma hanya tersenyum padaku. Aku pun
bergegas menuju kamarnya. Dan benar saja,sesampainya didalam kulihat ia masih
tertidur pulas. Dasar Hyuk! Selalu saja seperti ini. Bisa tidak yah sekali saja
dia bangun sendiri..
Aku berjalan mendekatinya. Jujur saja saat
ini jantungku berdegup kencang, ini memang selalu terjadi tiap kali Aku berada
di dekatnya. Namun Aku selalu berusaha bersikap biasa dihadapannya agar dia
tidak curiga.
“Cepat bangun Eunhyuk~ah,kita bisa telat
lagi nih..”Aku mengguncang tubuhnya, namun dia tak bergerak sedikitpun.
“Hyuk~aaah!!!” Aku menarik tubuhnya namun ia
tetap menutup wajahnya dengan selimut.
Aiish..Jinjja! ini pertama kalinya Aku
begitu sulit membangunkannya. Dasar Hyukie!Tunggu saja. Tiba-tiba saja sebuah
ide terlintas dibenakku. Aku berlari menuju dapur.
“Ou!Waegurae Seoun~ah?”Tanya Ahjumma bingung
melihatku.
“Ah gwenchana..!! Oh ya,Aku mau Tanya..Tutup
panci ada dimana yah..”
“Hah?Chogii di situ..Keundae..”Jawabnya
menunjuk ke sudut dapur.
Aku langsung mengambil 2 tutup panci dan
berlari kembali ke kamar Hyuk.
“Gamsahamnida..”Ucapku lalu meninggalkan
Ahjumma yang masih kebingungan.
Sampai didalam Aku berdiri di sebelah
ranjangnya dan..
‘Teng..Teng...Teng..!!
Aku membunyikan tutup panci itu berkali-kali
dan akhirnya berhasil. Dia bangun,tapi parahnya dia menarik tanganku seperti
yang dilakukannya tiap kali Aku membangunkannya. Aku selalu berusaha menghindar
tapi masalahnya Aku benar-benar tidak tau kapan ia akan melakukannya. Karna ia
selalu melakukannya secara tiba-tiba.
Kini wajah kami saling berhadapan. Lagi.
“Ya Jinjjaa!!Kenapa kau selalu
mengagetkanku seperti itu?” Tanyaku melepas tangannya dan mencoba
menyembunyikan wajahku yang pasti sudah memerah. Ia malah tertawa melihatku.
“Hahhaha!! Abiis ekspresi wajahmu lucu
sekali saat Aku melakukannya. Walaupun Aku melakukannya tiap hari,tapi
ekspresimu tidak pernah berubah..haha”Ledeknya.
“Mwo?!Jinjja..itu karna kau selalu
melakukannya tiba-tiba..”Sahutku berbalik kearahnya.
“Haha..sebaiknya lain kali Aku memotret
ekspresimu tadi lalu ku pajang di mading sekolah”Candanya lalu berlari
menghindariku.
“Mworago???!” Aku mencoba mengejarnya
sebelum akhirnya ia masuk ke kamar mandi.Aku pun menghentikan langkahku.
“Waeyo? Kenapa berhenti..kalau berani masuk
saja..hehe”Ledeknya mengedipkan matanya lalu menutup pintu kamar mandi.
“Aiish..Lee Hyukjae”Umpatku yang jujur
sempat deg-degan melihat ulahnya tadi.
Hufft..Dasar Eunhyuk Babo! Kalau begini
terus bisa-bisa tiap hari Aku dibuat jantungan karna ulahnya itu.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Di sekolah kamipun mengikuti pelajaran
seperti biasa. Namun saat kami tengah sibuk menyelesaikan tugas,tiba-tiba
Songsaenim menyerukan sesuatu.
“Attention please everybody..”serunya
membuat kami beralih melihatnya.
“Hari ini kelas kita kedatangan siswi baru.
Namanya Shin Yuri, dia pindahan dari Mokpo.”
“Silahkan masuk Yuri~ssi” Ucap Songsaenim
lalu seorang yeoja muncul dari balik pintu masuk kedalam kelas.
Yeoja yang berambut lurus sebahu, memiliki
tubuh indah memakai sweater dan wajah yang cantik. Aku yakin semua mata tertuju
padanya saat ini. Termasuk Eunhyuk
“Annyeong haseyo..choneun Shin Yuri
imnida”Sapanya tersenyum sopan.
<Eunhyuk Pov>
Aku melihat seorang yeoja memasuki kelas.
Harus kuakui dia memang cantik, bentuk tubuhnya juga indah. Tapi entah kenapa
ada yang aneh. Sepertinya Aku mengenalnya..
“Annyeong haseyo..choneun Shin
Yuri~imnida”Sapanya.
Shin Yuri? Chakkam..sepertinya Aku kenal
nama itu. Tapi Aku tidak yakin.
<Eunhyuk Pov End>
“Yuri~ssi, sekarang kau boleh duduk di
sana..sebelah Seoun”Ucapan songsaenim membuatku sadar kalau tempat duduk
disebelahku kosong. Aku melihatnya menuju kesini. Ia tersenyum padaku lalu
duduk disebelahku. Sekilas kulihat dia melihat kebelakang dan saat Aku
berbalik..mungkinkah yg dilihatnya Eunhyuk? Ah..mungkin saja bukan. Lagipula
kan dia belum kenal siapapun disini.
“Yuri imnida”Sapanya tersenyum mengulurkan
tangannya.
“Ah..Seoun~imnida!”Balasku meraih tangannya.
Ternyata dia anak yang ramah. Tadinya Aku pikir dia anak yang sombong. Ternyata
dugaanku salah.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Seperti biasa sehabis pelajaran Aku menemani
Hyuk latihan. Eunhyuk dan teman2 klubnya sibuk latihan sedang Aku juga sibuk
mengetik lanjutan cerpenku. Tiba-tiba saja Ketua klub datang mengumumkan
sesuatu. Aku terkejut melihat orang yg dibelakang ketua.
Dia kan Shin Yuri, siswi baru yang tadi.
Tapi apa yg dilakukannya disini?
“Attention semua..perkenalkan ini Yuri. Dia
adalah member baru di klub kita.”Ujar ketua klub.
“Annyeong haseyo~Yuri imnida, mohon
bantuannya.”Sapanya tersenyum.
“Baik..silahkan lanjutkan latihannya..”Ucap
ketua lalu meninggalkan ruangan.
Mendadak kulihat Yuri berjalan menuju kearah
Eunhyuk yang dari tadi melihatnya.
“Neo..jeongmal?Sudah lupa padaku
hah?Eunhyuk~ah!!”
Eh mwo?Bagaimana dia bisa..?? dan dia
menyebut Eunhyuk..sebenarnya siapa dia?


0 comments:
Posting Komentar