Saranghaeyo, Cousin (Chapter 1)



CAST:
Lee Hyukjae aka Eunhyuk
Lee Donghae
Lee Seoun (OC)
Shin Yuri (OC)

“Ya!Hyuk~ah palliwa..bangun!!”Seruku mengguncang tubuh namja dihadapanku ini yang masih tertidur pulas.
“Aaagh..Sebentar lagi, Aku masih capek..’Ucapnya malas lalu menutup wajahnya dengan selimut.
“Mwo??Aiish Jinjja..ini pasti karna kau dance sampai larut malam lagi kan!Yaa~Palliwa Hyuk, kita bisa telat ke sekolah kalau gini..”Aku kembali mengguncang tubuhnya dan tiba-tiba..
 ‘Tep!!’ Ia menarikku hingga wajahnya kini hanya beberapa senti dari wajahku.
“Yaa~Lee Seoun!! Neo jeongmal shikkeuro!!”Ucapnya menatapku.
“Mwoya?! Ah..kkaja, cepat mandi sana”Aku menutup wajahnya dengan handuk yg kupegang dari tadi dan membalikkan wajahku. Ia hanya terkekeh melihatku dan bergegas ke kamar mandi.
Dasar Hyuk Babo!Hampir saja ia melihat wajahku yang pasti sudah memerah sekarang. Dan lagi Aku belum bisa mengendalikan debaran jantungku karna kejadian tadi.
Namaku Lee Seoun. Seorang  yeoja berkacamata dan selalu mengikat rambutnya yang panjang dan sedikit bergelombang. Aku selalu membawa netbook bersamaku dimanapun Aku berada. Aku sangat suka menulis cerpen. Dan beruntungnya, sudah lumayan banyak cerpenku yang dimuat di beberapa media cetak dan sekolahku sendiri. Aku hanya tinggal bertiga dengan Appa dan Bibi pengurus rumah. Eomma meninggal saat ia melahirkanku. Bagiku Appa tidak hanya sosok seorang Ayah, tapi juga teman tempatku mencurahkan segalanya. Ia sangat menyayangiku,begitupun denganku.
“Kkaja!! Naiklah..” Ucap seorang namja menyuruhku naik ke motor setelah ia lebih dulu menaikinya. Aku pun naik ke motor itu.
Namanya Lee Hyukjae. Namun keluarga kami lebih sering memanggilnya Eunhyuk. Aku dan Hyuk sekolah di Sma Neul Paran. Beruntung kami berada di Kelas yang sama, yakni Kelas unggulan di kelas 3. Hanya saja Aku memasuki klub seni. Sedang Hyuk masuk klub Dance. Ia sangat suka menari. Selain wajah tampan, dia juga sangat hebat dalam dance. Sudah berapa kali ia memenangkan perlombaan dance. Hal inilah yang membuatnya menjadi salah satu idola yeoja-yeoja di sekolah.
Kalian heran kenapa Aku bisa berada di kamarnya dan membangunkannya pagi ini? Itu karna rumah kami berhadapan. Itulah sebabnya Aku selalu berangkat ke sekolah bersamanya. Dan sudah menjadi kebiasaanku membangunkannya tiap pagi. Karna sepertinya Ahjumma sudah kewalahan membangunkannya.
Beruntung Aku memiliki sepupu seperti Hyuk, sebelum Aku menyadari kalau Aku menyukainya.
Keurae,Aku menyukainya. Menyukai sepupuku sendiri.
Aku tau ini salah. Tapi inilah yang terjadi saat ini. Aku sudah menyembunyikan perasaanku sejak kelas 1. Aku tidak ingin merusak hubunganku dengannya. Aku takut kalau dia tau semuanya, ia akan menjauhiku. Aku tak ingin itu terjadi. Aku ingin terus berada disampingnya.
“Seoun~ah! Ntar tungguin Aku selesai latihan dulu kan?”Tanya Hyuk menghampiriku saat pelajaran usai. Seperti biasa saat pelajaran usai ia akan latihan dance.
“Ne..”Jawabku merapikan buku2 pelajaran. Setelah selesai kamipun bergegas menuju ruangan klub dance.
Yah..inilah keseharianku. Setiap hari Aku menemani Hyuk latihan. Jujur Aku senang, karna dengan begini Aku bisa terus berada didekatnya. Lagian, selama dia dance Aku tidak diam saja. Aku selalu menggunakan kesempatan itu untuk membuat cerpen.
“Ya Seoun~ah,apa kau tidak lelah terus-menerus mengetik cerpen?”Tanyanya di sela tariannya.
“Kau sendiri..apa kau tidak lelah dance terus?”Aku balik menanyainya sambil terus melanjutkan kegiatanku.
“Mwo?Geurom Aniyo,dance adalah hidupku..” ia masih terus menari.
“Kalau begitu Aku juga. Bagiku cerpen adalah hidupku. Karna dengan begini Aku bisa meluapkan semua imaginasiku bahkan terkadang isi hatiku.” Ujarku.
“Hufft! Begitu yah..”Ia menghentikan tariannya.
“Kkaja!! Kita pulang.”Lanjutnya lalu mengambil ranselnya dan meninggalkanku.
“Eh?!Yaa Jinjja!Eunhyuk~ah tunggu Aku..”Seruku mematikan netbook lalu mengejarnya.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Esoknya seperti biasa Aku berangkat ke sekolah dan tentu saja harus membangunkan Eunhyuk lebih dulu.
“Annyeong...”Sapaku pada Lee Ahjumma yang sedang mempersiapkan sarapan pagi.
“Oh Seoun~ah! Hyukie ada di kamarnya..sepertinya masih tetap tidur. Padahal tadi Ahjumma sudah memangilnya berkali-kali.”Ujarnya melihatku.
“Ah keurae..biar Aku saja yang membangunkannya lagi.”Jawabku tersenyum.
“Maaf sudah merepotkanmu Seoun~ah…”
“Aa..Aniyo Ahjumma, Aku senang bisa membangunkannya..”Ucapku.
Ahjumma hanya tersenyum padaku. Aku pun bergegas menuju kamarnya. Dan benar saja,sesampainya didalam kulihat ia masih tertidur pulas. Dasar Hyuk! Selalu saja seperti ini. Bisa tidak yah sekali saja dia bangun sendiri..
Aku berjalan mendekatinya. Jujur saja saat ini jantungku berdegup kencang, ini memang selalu terjadi tiap kali Aku berada di dekatnya. Namun Aku selalu berusaha bersikap biasa dihadapannya agar dia tidak curiga.
“Cepat bangun Eunhyuk~ah,kita bisa telat lagi nih..”Aku mengguncang tubuhnya, namun dia tak bergerak sedikitpun.
“Hyuk~aaah!!!” Aku menarik tubuhnya namun ia tetap menutup wajahnya dengan selimut.
Aiish..Jinjja! ini pertama kalinya Aku begitu sulit membangunkannya. Dasar Hyukie!Tunggu saja. Tiba-tiba saja sebuah ide terlintas dibenakku. Aku berlari menuju dapur.
“Ou!Waegurae Seoun~ah?”Tanya Ahjumma bingung melihatku.
“Ah gwenchana..!! Oh ya,Aku mau Tanya..Tutup panci ada dimana yah..”
“Hah?Chogii di situ..Keundae..”Jawabnya menunjuk ke sudut dapur.
Aku langsung mengambil 2 tutup panci dan berlari kembali ke kamar Hyuk.
“Gamsahamnida..”Ucapku lalu meninggalkan Ahjumma yang masih kebingungan.
Sampai didalam Aku berdiri di sebelah ranjangnya dan..
‘Teng..Teng...Teng..!!

Aku membunyikan tutup panci itu berkali-kali dan akhirnya berhasil. Dia bangun,tapi parahnya dia menarik tanganku seperti yang dilakukannya tiap kali Aku membangunkannya. Aku selalu berusaha menghindar tapi masalahnya Aku benar-benar tidak tau kapan ia akan melakukannya. Karna ia selalu melakukannya secara tiba-tiba.
Kini wajah kami saling berhadapan. Lagi.
 “Ya Jinjjaa!!Kenapa kau selalu mengagetkanku seperti itu?” Tanyaku melepas tangannya dan mencoba menyembunyikan wajahku yang pasti sudah memerah. Ia malah tertawa melihatku.
“Hahhaha!! Abiis ekspresi wajahmu lucu sekali saat Aku melakukannya. Walaupun Aku melakukannya tiap hari,tapi ekspresimu tidak pernah berubah..haha”Ledeknya.
“Mwo?!Jinjja..itu karna kau selalu melakukannya tiba-tiba..”Sahutku berbalik kearahnya.
“Haha..sebaiknya lain kali Aku memotret ekspresimu tadi lalu ku pajang di mading sekolah”Candanya lalu berlari menghindariku.
“Mworago???!” Aku mencoba mengejarnya sebelum akhirnya ia masuk ke kamar mandi.Aku pun menghentikan langkahku.
“Waeyo? Kenapa berhenti..kalau berani masuk saja..hehe”Ledeknya mengedipkan matanya lalu menutup pintu kamar mandi.
“Aiish..Lee Hyukjae”Umpatku yang jujur sempat deg-degan melihat ulahnya tadi.
Hufft..Dasar Eunhyuk Babo! Kalau begini terus bisa-bisa tiap hari Aku dibuat jantungan karna ulahnya itu.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Di sekolah kamipun mengikuti pelajaran seperti biasa. Namun saat kami tengah sibuk menyelesaikan tugas,tiba-tiba Songsaenim menyerukan sesuatu.
“Attention please everybody..”serunya membuat kami beralih melihatnya.
“Hari ini kelas kita kedatangan siswi baru. Namanya Shin Yuri, dia pindahan dari Mokpo.”
“Silahkan masuk Yuri~ssi” Ucap Songsaenim lalu seorang yeoja muncul dari balik pintu masuk kedalam kelas.
Yeoja yang berambut lurus sebahu, memiliki tubuh indah memakai sweater dan wajah yang cantik. Aku yakin semua mata tertuju padanya saat ini. Termasuk Eunhyuk
“Annyeong haseyo..choneun Shin Yuri imnida”Sapanya tersenyum sopan.

<Eunhyuk Pov>
Aku melihat seorang yeoja memasuki kelas. Harus kuakui dia memang cantik, bentuk tubuhnya juga indah. Tapi entah kenapa ada yang aneh. Sepertinya Aku mengenalnya..
“Annyeong haseyo..choneun Shin Yuri~imnida”Sapanya.
Shin Yuri? Chakkam..sepertinya Aku kenal nama itu. Tapi Aku tidak yakin.
<Eunhyuk Pov End>

“Yuri~ssi, sekarang kau boleh duduk di sana..sebelah Seoun”Ucapan songsaenim membuatku sadar kalau tempat duduk disebelahku kosong. Aku melihatnya menuju kesini. Ia tersenyum padaku lalu duduk disebelahku. Sekilas kulihat dia melihat kebelakang dan saat Aku berbalik..mungkinkah yg dilihatnya Eunhyuk? Ah..mungkin saja bukan. Lagipula kan dia belum kenal siapapun disini.
“Yuri imnida”Sapanya tersenyum mengulurkan tangannya.
“Ah..Seoun~imnida!”Balasku meraih tangannya. Ternyata dia anak yang ramah. Tadinya Aku pikir dia anak yang sombong. Ternyata dugaanku salah.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Seperti biasa sehabis pelajaran Aku menemani Hyuk latihan. Eunhyuk dan teman2 klubnya sibuk latihan sedang Aku juga sibuk mengetik lanjutan cerpenku. Tiba-tiba saja Ketua klub datang mengumumkan sesuatu. Aku terkejut melihat orang yg dibelakang ketua.
Dia kan Shin Yuri, siswi baru yang tadi. Tapi apa yg dilakukannya disini?
“Attention semua..perkenalkan ini Yuri. Dia adalah member baru di klub kita.”Ujar ketua klub.
“Annyeong haseyo~Yuri imnida, mohon bantuannya.”Sapanya tersenyum.
“Baik..silahkan lanjutkan latihannya..”Ucap ketua lalu meninggalkan ruangan.
Mendadak kulihat Yuri berjalan menuju kearah Eunhyuk yang dari tadi melihatnya.
“Neo..jeongmal?Sudah lupa padaku hah?Eunhyuk~ah!!”
Eh mwo?Bagaimana dia bisa..?? dan dia menyebut Eunhyuk..sebenarnya siapa dia?


TBC

0 comments:

Posting Komentar